RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

 

Sekolah                         :    SMK Farmasi ISFI Banjarmasin

Mata Pelajaran              :    Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas                             :    XIID

Semester                       :    I

Alokasi Waktu              :    1 x 40 menit

Standar Kompetensi     :  Memahami kehidupan sosial manusia

Kompetensi Dasar       :    Mendeskripsikan sosialisasi sebagai proses pembentukan   kepribadian

  • § A. Indikator                        :    1. Konflik sosial dijelaskan menurut pengertiannya
  • 2. Konflik sosial diidentifikasi berdasarkan faktor-faktor penyebabnya

 

 

B. Tujuan Pembelajaran

1. siswa agar dapat mengerti tentang konflik sosial

2. mengidentifikasi konflik menurut media yang dilalauinnya

 

 

 

  1. Materi Pembelajaran
  2. 1.        pengertian konflik

   Paling sederhana adalah saling memukul. Scara sosiologi konflik diartikan suatu proses sosial atau lebih atau juga kelompok yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan jalan menghancurkan atau membuatnnya tidak berdaya

  1. 2.      faktor penyebab konflik sosial

pada umumnnya para sosiolog berpendapat bahwa sumber konflik sosial adalah    hubungan-hubungan sosial, politik dan ekonomi,

a. Perbedaan individu

Artinnya setiap orang mempunyai pendirian dan perasaan berbeda satu dengan yang lainnya.perbedaan pendirian perasaan akan sesuatu hal atau lingkungan yang nyata. Dapat menjadi kpenyebab konflik sosial.

b.Perbedaan laltar belakang kebudayaan

Dalam menjalani hubungan sosia seseorang akan di pengaruhi pola-pola pemikiran orang di besarkan dalam lingkungan kebudayaan yang berbedabeda ,yaitu dalam lingkup yang lebih luas.masing-masing kelompok kebudayaan memiliki nilai-nili dan norma-norma sosial yang berbeda-beda sesuai dengn ikuran.

c. Perbedaan kepentingan

Manusia memiliki perasaan, pendirian, maupun latar belakang kebudayaan yang berbada-beda, oleh sebab itu masing-masing orang atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda.

  1. Perubahan nilai yang cepat

Sebagaimana telah diketahui bahwa perubahan nilai terjadi setiap masyarakat artinnya nilai sosial, nilai kebenaran, kesopanan maupun nilai material dari suatu benda yang mengalalmi perubahan. Perubahan adalah merupakan suatu yang wajar terjadi, tetapi jika perubahan itu.

Suatu konflik dapat terjadi karena perbedaan pendapat, salah paham, ada pihak yang dirugikan, dan perasaan sensitif.

  1. Perbedaan pendapat

Tidak ada yang mau mengakui kesalahan, dan apabila perbedaan pendapat tersebut amat tajam maka menimbulkan rasa kurang enak, ketegangan dan sebgainnya.

  1. salah paham

misalnnya tindakan dari seseorang yang tujuan sebenarnnya baik tetapi di terima sebaik-baiknnya oleh individu yan lain.

  1. Ada pihak yang dirugikan

Masng-masing pihak merasa di rugikan pihak lain sehingga seseorang yang di rugikan merasa kurang enak, kurang senang, atau bahkan membenci.

  1. Perasaan sensitif

Seseorang yang terlalu perasa sehingga sering menyalah artikan tindakan orang lain,sebagai contoh mungkin tindakan seseorang wajar, teapi oleh pihak lain di anggap merugikan.

3. Situasi pemicu konflik

Berikut beberapa situasi yang dapat mennimbulkan konflik

  1. Konflik dengan orang tua sendiri
  2. Konflik dengan anak-anak sendiri
  3. Konflik dengan sanak keluarga
  4. Konflik dengan orang lain
  5. Konflik dengan suami atau istri
  6. Konflik di sekolah
  7. Konflik dalam pemilihan pekerjaan
  8. Konflik agama
  9. Konflik pribadi

4. bentuk konflik

Berikut beberapa bentuk konflik

a.  konflik pribadi

b.  pertentangan rasial

c.  pertentangan antar kelas sosial

d.  pertenntangan yang bersifat internasional

5.dampak konflik

a. memperjelas aspek-aspek kehidupan yanag belum jelas atau masih belum tuntas ditelaah.

b. memungkinkan adannya penyesuaian kembali norma-norma dan nilai-nilai serta hubungan sosial dengan kelompok.

c.  meupakan jalan untuk mengurani ketergantungan antar indiividu dan kelompok

d. apat membantu menghidupkan kembali norma-norma lam dan menciptakan norma-norma baru.

e. dapat erfungsi sebagai sarana untuk mencapai keseimbangan antara kekuatan-kekuatan dalam masyarakat.

 

Berikut bebrapa akibat konflik sosial

  1. Meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok (in group solidarity)yang sedang mengalami konflik
  2. Keretakan hubungan antar individu atau kelompok
  3. Perubahan kepribadian anta orang perorang, misalnnya terjadi perang antar kelompok.
  4. Kerusakan harta benda atau bahkan hilangnya nyawa
  5. Akomodasi, dominasi takluknnya dalah satu pihak yang terlibat dalam prtikaian.

Sutau masyarakat dapat dinyatakan telah mencapai kondisi tertib jika terjadi keselarasan antara tindakan anggota masyarakat dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat tersebut

Tertb sosial ditandai dengan 3hal berikut.

a. Terdapat suatu ssistem nilai dan norma yang jelas

b.Individu atau kelompok dalam masyarakat mengetahui dan m emahami norma-norma sosial

c. Individu atau kelompok dalam masyarakat menyesuaikan tindakan-tindakannya dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku.

Kekerasan dapat di bedakan menjadi beberapa bentuk

a. Kekrasan merupakan bentuk kekrasan yang diarahkan pada dampak sosial bagi korbannya sehingga kmengakibatkan seseorng atau sekelompok orang yang menjadi korbannya

b.Kekerasan psikis

Kekerasan psikis merupakan bentuk kekrasan yang diarahkan untuk mengganggu kenyamanan jiwa atau psikis seseorang atau sekelompok orang yang menjasi korban akan mengalami gangguan atau ketidak nyamanan jiwnnya.

c. Kekrasan fisik

Kekerasan yang diarahkan pada penderitaan atau gangguan terhadap keadaan fisik korbannya sehingga mengakibatkan seseorang atau kelompok orang yang menjadi korbannya.akan mengalami gangguan fisiknnya.

 

  1. Metode Pembelajaran: Ceramah

 

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
    1. Kegiatan pendahuluan (5 Menit)

–        Apersepsi dan guru mengingatkan kembali tentang materi sebelumnya yakni manusia sebagai makhluk individu sekaligus makhluk social. Dan Menyampaikan tujuan pembelajaran.

  1. Kegiatan Inti (30 Menit)

Langkah-langkah:

  1. Guru mulai mengaitkan jawaban siswa dengan materi tentanag konflik
  2. Setelah mendapatkan konsep awal dari siswa baru Guru menerangkan materi tentang konflik dengan menggunakan media caption
  3. Kegiatan Penutup (5 Menit)

– Membuat kesimpulan bersama siswa

– Menutup pelajaran dengan membuat ringkasan materi yang telah dibahas.

 

Sumber Belajar

  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman khusus pengembangan Silabus dan RPP SMA
  • Buku sumber sejarah SMK:

Modul IPS untuk SMK/MAK Kelas X semester I.

  • Internet
  • Alat                 :    Spidol/batu kapur
  • Media belajar  :    papan tulis.

 

  1. Penilaian
  2. Teknik penilaian (Penilaian Non tes)

Penilaian terhadap keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar :

  • Keaktifan dalam bertanya
  • Keakuratan jawaban siswa dan logis
  • Ketanggapan dalam menjawab pertanyaan Guru dan lancar dalam berbicara.
  • Tertib dalam mengikuti proses belajar mengajar.

 

Catatan : skala penilaian 1 – 4

4 : sangat baik

3 : baik

2 : kurang baik

1 : tidak baik

 

 

 

 

 

Model II:

 

No.          Nama Siswa    Nilai         Deskripsi Kemampuan
  1. Slamet

4

Aktif dalam Tanya-jawab, bicara cukup lancar, alasan yang dikemukakan logis.
  2. dan seterusnya    
  3. dan seterusnya    

 

 

Banjarmasin, Sepember 2010

Mahasiswa PPL 2

 

Rully Julianda

NIM A1A107019

Mengetahui Guru Pamong

Muliadi,S.Pd

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s